Langsung ke konten utama

Membaca Buku ala Akhtar

"Mas, minta tolong bajunya ditaruh di lemari." "Akhtar kan mau liat Al-Qur'an dulu, Buk." "Oiya, nanti habis liat Al-Qur'an ya." "Iya, Akhtar cuma mau liat aja kok. Ini di ceritanya ada ayat Al-Qur'an. Akhtar pengen liat bunyi ayatnya gimana." ------ Akhtar lagi suka banget baca buku kisah para Nabi & sahabat Nabi. Hampir setiap hari dia membaca di waktu pagi, siang, maupun sore. Durasi membacanya pum tidak hanya sekali, tapi bisa berkali kali untuk 1 buku. Kami selalu menyampaikan kepadanya supaya kelak Akhtar seperti Ali bin Tholib yg mencintai ilmu pengetahuan. Biasanya Akhtar kalau sedang suka dengan kisah terntentu, dia akan mencoba memberi tebakan kepada kami, bahkan pada adeknya. Tentu saja kalau kasih tebakan ke adeknya, jawaban adek asal aja. Hehe. Siapa ayah Nabi Nuh? Siapa istri Nabi Ibrahim? Dan lain-lain. Mungkin dengan kasi tebakan, dia bisa lebih mengingat kisah tersebut. Kalau ada kalimat yang dia bingung, Akhtar l...

Marhaban Ya Ramadhan 1444 H

Ramadhan tiba.. Ramadhan tiba..

Marhaban Ya Ramadhan. Bulan yang ditunggu sudah datang, yeay!!

Tahun ini adalah tahun kedua Akhtar ikut berpuasa Ramadhan. Tahun lalu Alhamdulillah Akhtar sudah bisa melaksanakan puasa selama 27 hari. Dengan pengalaman tahun kemarin, semoga tahun ini puasa Akhtar lebih baik lagi sehat tanpa terkendala suatu apapun.

Bulan Ramadhan tahun ini, Bulel menyiapkan buku kegiatan Ramadhan dari El Hana yang dinamakan Sahabat Ramadhan. Isinya mirip buku kegiatan Ramadhan jaman SD, tapi tentunya buku ini pengemasan dan ilustrasinya lebih bagus. Nggak kaya buku kegiatan yang hitam-putih. Hehe.. 

Yang mau order bisa klik di sini : ORDER Sahabat Ramadhan

Diharapkan dengan mengisi Sahabat Ramadhan, Akhtar bisa lebih bersemangat menjalani hari-hari selama berpuasa. Eeaa.. Manfaat yang lain supaya Akhtar juga belajar menjurnal kegiatannya sendiri. Nantinya kalau dia berhasil mengisi buku kegiatannya, akan lebih mudah untuk mengisi jurnal harian.

Tracker puasa & stiker


Bagaimana dengan Alka? Untuk Alka belum puasa dong, masih 3 tahun. Tetapi kami selalu memberi tahu bahwa Ayah, Ibuk, dan mas Akhtar akan berpuasa. Rencananya akan diberi kegiatan-kegiatan yang menyenangkan supaya Alka lebih bergembira menyambut datangnya bulan suci apalagi saat TV diungsikan ke atas lemari otomatis nggak ada hiburan dari layar televisi. Hihi..

Ada beberapa cara nih untuk mengajak anak bergembira dalam berpuasa :

  • Mendekorasi rumah dengan tulisan-tulisan Ramadhan
    Dekorasi Ramadhan

  • Menyampaikan informasi terkait puasa memakai bahasa yang mudah dipahami
  • Membuat kegiatan yang menyenangkan
Membuat lampion 
  • Mengajak anak ke masjid/mushola (jika anak sudah bisa menjaga ketenangan di tempat sholat)
  • Sesekali buka bersama di luar 
  • Setelah sholat Subuh ajak anak jalan-jalan di sekitar rumah
  • Mendengarkan lagu-lagu bertema Ramadhan/Islam
  • Menonton film : kisah Nabi, kisah sahabat, kisah orang sholeh
  • Membaca buku bersama
Semoga puasa tahun ini kami dan semua pembaca diberi kesehatan dan kekuatan untuk meraih pahala terbaik dari Allah. Aamiin


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengajak Balita ke Masjid

Mendidik anak taat beragama dengan harapan menjadikannya anak sholeh merupakan hal wajib yang dilakukan oleh para orangtua. Oleh karena itu setiap orangtua pasti memulai pendidikan agama , termasuk mengenalkan masjid kepada anaknya sejak usia dini. Berdasarkan pengalaman, Akhtar mulai diajak ke masjid pertama kali saat sholat tarawih. Waktu itu dia belum bisa duduk (sekitar usia 4-5 bulan), jadi ditaruh di dekat Bulel dengan dialasi alas yang hangat. Tapi itu tidak berlangsung lama, karena banyak anak yang gemes dan "towel" pipi Akhtar. Akhtar yang tak nyaman pun langsung nangis. Cus, Bulel langsung pulang. Hihihi..  Di usia 2 tahun, kami memulai lagi untuk mengajak Akhtar ke masjid. Sampai di masjid dia sangat bahagia, lari-lari dan naik turun tangga. Ketika ada beberapa sesepuh yang menegur Akhtar, yang baper malah orangtuanya. Wkwkwk.. Akhirnya Akhtar tidak diajak ke masjid beberapa saat setelah kemudian menemukan tempat sholat (mushola) yang menurut...

Membaca Buku ala Akhtar

"Mas, minta tolong bajunya ditaruh di lemari." "Akhtar kan mau liat Al-Qur'an dulu, Buk." "Oiya, nanti habis liat Al-Qur'an ya." "Iya, Akhtar cuma mau liat aja kok. Ini di ceritanya ada ayat Al-Qur'an. Akhtar pengen liat bunyi ayatnya gimana." ------ Akhtar lagi suka banget baca buku kisah para Nabi & sahabat Nabi. Hampir setiap hari dia membaca di waktu pagi, siang, maupun sore. Durasi membacanya pum tidak hanya sekali, tapi bisa berkali kali untuk 1 buku. Kami selalu menyampaikan kepadanya supaya kelak Akhtar seperti Ali bin Tholib yg mencintai ilmu pengetahuan. Biasanya Akhtar kalau sedang suka dengan kisah terntentu, dia akan mencoba memberi tebakan kepada kami, bahkan pada adeknya. Tentu saja kalau kasih tebakan ke adeknya, jawaban adek asal aja. Hehe. Siapa ayah Nabi Nuh? Siapa istri Nabi Ibrahim? Dan lain-lain. Mungkin dengan kasi tebakan, dia bisa lebih mengingat kisah tersebut. Kalau ada kalimat yang dia bingung, Akhtar l...

Perjalanan Akhtar Bisa Membaca

Kalau menulis tentang Akhtar rasanya flashback 7 tahun lalu. Namanya baru punya anak pertama, segala hal dipersiapkan dan distimulasi sebaik mungkin. Beda dengan anak kedua saya, hehe maaf ya dek. Kalau dengan yang kedua, rasanya mengalir saja. Stimulasinya mengikuti kegiatan kakaknya. Harapannya sih keduanya tumbuh dengan sehat dengan kebaikan yang maksimal.  Perjalanan Akhtar membaca dimulai saat di perut, sering sekali saya membacakan buku cerita anak. Kemudian dilanjutkan 1 bulan setelah dia lahir, bergantian dengan suami membacakan buku untuk Akhtar. Sampai saat ini di usia 7 tahun, Alhamdulillah Allah kasih kemampuan kognitif Akhtar dengan baik. Semoga selain kemampuan kognitifnya, kemampuan emosi, dan spiritualnya juga berkembang baik. Aamiin. Perjalanan Akhtar bisa membaca secara lengkap bisa didownload di sini ya. 😊