Langsung ke konten utama

Membaca Buku ala Akhtar

"Mas, minta tolong bajunya ditaruh di lemari." "Akhtar kan mau liat Al-Qur'an dulu, Buk." "Oiya, nanti habis liat Al-Qur'an ya." "Iya, Akhtar cuma mau liat aja kok. Ini di ceritanya ada ayat Al-Qur'an. Akhtar pengen liat bunyi ayatnya gimana." ------ Akhtar lagi suka banget baca buku kisah para Nabi & sahabat Nabi. Hampir setiap hari dia membaca di waktu pagi, siang, maupun sore. Durasi membacanya pum tidak hanya sekali, tapi bisa berkali kali untuk 1 buku. Kami selalu menyampaikan kepadanya supaya kelak Akhtar seperti Ali bin Tholib yg mencintai ilmu pengetahuan. Biasanya Akhtar kalau sedang suka dengan kisah terntentu, dia akan mencoba memberi tebakan kepada kami, bahkan pada adeknya. Tentu saja kalau kasih tebakan ke adeknya, jawaban adek asal aja. Hehe. Siapa ayah Nabi Nuh? Siapa istri Nabi Ibrahim? Dan lain-lain. Mungkin dengan kasi tebakan, dia bisa lebih mengingat kisah tersebut. Kalau ada kalimat yang dia bingung, Akhtar l...

Makan Malam di Le'Gita, Comal

Malam ini dapat traktiran dari pak Aul dalam rangka beliau sudah menyelesaikan kursus PROBIASnya. Alhamdulillah ikut senang, akhirnya kursus perdana dengan materi membangun kebiasaan sudah dilaunching. Dari target 10 peserta, 8 peserta yang ikut. Yeayy!!

Traktiran kali ini dilaksanakan di kafe Le'Gita. Untuk warga Comal, kafe ini pasti familiar karena bisa dibilang pionir kafe di Comal. Terletak di komplek ruko Grand Comal dekat Bank BCA, kafe ini cukup mudah dijangkau. 
Le'Gita Coffee & Bistro est.2019

Dulu sebelum direhab, kafe ini lebih remang-remang cenderung gelap. Tetapi sekarang mengikuti trend, kafe ini direhab lebih cantik dan modern. Dengan warna dominan putih di bagian dalam menjadikan kafe Le'Gita ini lebih lapang dan terang.

Teras depan

Di sini ada ruangan indoor yang ber-AC serta ruangan outdoor baik di teras depan maupun belakang. Kami memilih ruangan indoor karena membawa anak-anak, jadi supaya tidak terganggu asap rokok. 
Ruang indoor

Ruang outdoor belakang

Dari segi menu juga lebih bervariatif, ada menu makanan berat dan menu makanan ringan, jadi jangan khawatir jika kalian kelaparan berat dan butuh nasi. Hehe..
Menu kami malam ini adalah :
- Akhtar & Alka : nasi goreng ayam, ultimate choco macchiato, dan donat
- Pak Aul : nasi goreng ayam spesial dan kukis coklat
- Bulel : fettucine carbonara dan yuzumiku
Minuman

Biasanya kami memesan makanan berbeda supaya bisa saling mengicipi satu sama lain. Ada yang samaan nggak? Hihi. Untuk makanan dan minuman sih menurut Bulel enak dan mengenyangkan. Padahal awalnya menyangka kalau porsinya sedikit, eh ternyata mengenyangkan lho. Apalagi ikut bantuin pak Aul menghabiskan nasi goreng spesial pakai telur ceplok setengah matang dan dua tusuk sate. 
Nasi goreng spesial

Oiya, Kafe Le'Gita juga menyediakan mushola yang cukup untuk 3-4 orang, jadi jangan khawatir kalau waktu sholat sudah datang. Ada mukena juga untuk para wanita. Kamar mandinya bersih dan wangi lho. Apalagi ada kaca besar di depan kamar mandi, pasti jadi kesukaan kaum hawa seperti kita. Iya kan bu? 😅
Mushola

Kamar mandi & tempat wudhu

Untuk Buibu yang punya produk jualan atau mau foto-foto dalam rangka arisan, pengajian, dan lain-lainnya di sini boleh untuk foto-foto. Ada syarat dan ketentuannya di foto bawah ya.
S&K Photoshoot

Yang penasaran dengan Le'Gita masa kini, boleh kok dicoba daripada kebawa mimpi. Ya kan? 😁

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengajak Balita ke Masjid

Mendidik anak taat beragama dengan harapan menjadikannya anak sholeh merupakan hal wajib yang dilakukan oleh para orangtua. Oleh karena itu setiap orangtua pasti memulai pendidikan agama , termasuk mengenalkan masjid kepada anaknya sejak usia dini. Berdasarkan pengalaman, Akhtar mulai diajak ke masjid pertama kali saat sholat tarawih. Waktu itu dia belum bisa duduk (sekitar usia 4-5 bulan), jadi ditaruh di dekat Bulel dengan dialasi alas yang hangat. Tapi itu tidak berlangsung lama, karena banyak anak yang gemes dan "towel" pipi Akhtar. Akhtar yang tak nyaman pun langsung nangis. Cus, Bulel langsung pulang. Hihihi..  Di usia 2 tahun, kami memulai lagi untuk mengajak Akhtar ke masjid. Sampai di masjid dia sangat bahagia, lari-lari dan naik turun tangga. Ketika ada beberapa sesepuh yang menegur Akhtar, yang baper malah orangtuanya. Wkwkwk.. Akhirnya Akhtar tidak diajak ke masjid beberapa saat setelah kemudian menemukan tempat sholat (mushola) yang menurut...

Membaca Buku ala Akhtar

"Mas, minta tolong bajunya ditaruh di lemari." "Akhtar kan mau liat Al-Qur'an dulu, Buk." "Oiya, nanti habis liat Al-Qur'an ya." "Iya, Akhtar cuma mau liat aja kok. Ini di ceritanya ada ayat Al-Qur'an. Akhtar pengen liat bunyi ayatnya gimana." ------ Akhtar lagi suka banget baca buku kisah para Nabi & sahabat Nabi. Hampir setiap hari dia membaca di waktu pagi, siang, maupun sore. Durasi membacanya pum tidak hanya sekali, tapi bisa berkali kali untuk 1 buku. Kami selalu menyampaikan kepadanya supaya kelak Akhtar seperti Ali bin Tholib yg mencintai ilmu pengetahuan. Biasanya Akhtar kalau sedang suka dengan kisah terntentu, dia akan mencoba memberi tebakan kepada kami, bahkan pada adeknya. Tentu saja kalau kasih tebakan ke adeknya, jawaban adek asal aja. Hehe. Siapa ayah Nabi Nuh? Siapa istri Nabi Ibrahim? Dan lain-lain. Mungkin dengan kasi tebakan, dia bisa lebih mengingat kisah tersebut. Kalau ada kalimat yang dia bingung, Akhtar l...

Perjalanan Akhtar Bisa Membaca

Kalau menulis tentang Akhtar rasanya flashback 7 tahun lalu. Namanya baru punya anak pertama, segala hal dipersiapkan dan distimulasi sebaik mungkin. Beda dengan anak kedua saya, hehe maaf ya dek. Kalau dengan yang kedua, rasanya mengalir saja. Stimulasinya mengikuti kegiatan kakaknya. Harapannya sih keduanya tumbuh dengan sehat dengan kebaikan yang maksimal.  Perjalanan Akhtar membaca dimulai saat di perut, sering sekali saya membacakan buku cerita anak. Kemudian dilanjutkan 1 bulan setelah dia lahir, bergantian dengan suami membacakan buku untuk Akhtar. Sampai saat ini di usia 7 tahun, Alhamdulillah Allah kasih kemampuan kognitif Akhtar dengan baik. Semoga selain kemampuan kognitifnya, kemampuan emosi, dan spiritualnya juga berkembang baik. Aamiin. Perjalanan Akhtar bisa membaca secara lengkap bisa didownload di sini ya. 😊