Langsung ke konten utama

Membaca Buku ala Akhtar

"Mas, minta tolong bajunya ditaruh di lemari." "Akhtar kan mau liat Al-Qur'an dulu, Buk." "Oiya, nanti habis liat Al-Qur'an ya." "Iya, Akhtar cuma mau liat aja kok. Ini di ceritanya ada ayat Al-Qur'an. Akhtar pengen liat bunyi ayatnya gimana." ------ Akhtar lagi suka banget baca buku kisah para Nabi & sahabat Nabi. Hampir setiap hari dia membaca di waktu pagi, siang, maupun sore. Durasi membacanya pum tidak hanya sekali, tapi bisa berkali kali untuk 1 buku. Kami selalu menyampaikan kepadanya supaya kelak Akhtar seperti Ali bin Tholib yg mencintai ilmu pengetahuan. Biasanya Akhtar kalau sedang suka dengan kisah terntentu, dia akan mencoba memberi tebakan kepada kami, bahkan pada adeknya. Tentu saja kalau kasih tebakan ke adeknya, jawaban adek asal aja. Hehe. Siapa ayah Nabi Nuh? Siapa istri Nabi Ibrahim? Dan lain-lain. Mungkin dengan kasi tebakan, dia bisa lebih mengingat kisah tersebut. Kalau ada kalimat yang dia bingung, Akhtar l...

Daftar JKS-KIS via layanan Pandawa

Akhirnya daftar JKS-KIS juga. Padahal dulunya belum niat. Tapi karena ada urusan yang mau tidak mau memerlukan JKS-KIS, jadilah ngurus JKS-KIS untuk keluarga.

Pendaftaran JKS-KIS bisa dilakukan di Kantor BPJS Pemalang yang terletak di Wanarejan dekat SMA N 2 Pemalang. Terbilang lumayan jauh dari tempat tinggal kami di Comal. Yah, paling enggak harus benar-benar meluangkan waktu satu hari untuk kesana. Setelah kesana kemari tanya google, ternyata bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi JKN Mobile

Aplikasi JKN Mobile merupakan salah satu fasilitas untuk memudahkan para peserta JKN untuk mendaftar, menambah/mengurangi peserta, maupun informasi pelayanan kesehatan. Setelah menginstal dan masuk ke aplikasi JKN Mobile, tinggal klik saja pendaftaran baru dan ikuti mekanisme pendaftaran. Jika tidak mengalami kendala, Selamat! Tapi kemarin Bulel mengalami kendala saat memasukkan data. Entah apa masalahnya, padahal saat ditanyakan ke Dukcapil sudah ter-update.

Kemudian Bulel tanya ke adik, dia merekomendasikan daftar lewat whatsapp melalui layanan PANDAWA. Baiklah segera dicoba, daripada harus ke Pemalang. Hehe..

Nomor layanan PANDAWA adalah : 08118165165. Layanan yang dapat diakses oleh peserta melalui PANDAWA berupa pendaftaran peserta JKN-KIS baru, tambah anggota keluarga, daftar bayi baru lahir, ubah jenis kepesertaan, ubah data identitas, ubah data golongan dan gaji, mengubah fasilitas kesehatan tingkat pertama, melakukan penonaktifan peserta meninggal, perbaikan data ganda, serta pengaktifan kembali JKN-KIS (sumber : website BPJS). 

Untuk pendaftaran anggota baru, langkah pertama adalah Buibu menyimpan nomor PANDAWA lalu bisa mengetik bebas di nomor whatsapp tersebut. Setelah itu ada balasan otomatis dengan disertai link, Buibu langsung saja klik itu dan pilih Pendaftaran Baru. Oiya jangan lupa siapkan foto KK dan foto buku tabungan dengan format JPEG atau PDF ya.

1

2


Isi data sesuai identitas. 

3. Sub Kategori, pilih sesuai kebutuhan


4. Syarat bagi peserta PBPU/Mandiri

5. Identitas diri

7. Isi sampai sini, lalu klik Simpan

Jika ingin menambahkan anggota keluarga, setelah klik Simpan bisa pilih Tambah Anggota Keluarga lalu isi identitas seperti sebelumnya. Nah, setelah semua selesai diisi hingga menambahkan foto KK dan buku tabungan, tinggal klik kirim. Selanjutnya akan ada WA dari nomor PANDAWA yang berisi data akan diproses serta tiket layanan.

8. Isi Whatsapp balasan

Menunggu proses pendaftaran ini cukup lama, bedanya kalau di kantor mungkin kita bingung mau ngapain, kalau di rumah kita bisa mengerjakan aktivitas lain seperti memasak, menyapu, dan lain-lain. Hehe. 

For your information, saat Bulel selesai mengirim identitas jam 8.30 balasan selanjutnya sekitar pukul 12.45. Cukup lama kan ya? Tapi karena menunggunya di rumah jadi santai. 

Pada balasan selanjutnya diinformasikan bahwa proses pendaftaran telah berhasil, lalu disertakan nomor virtual account untuk pembayaran perdana juga diinformasikan untuk mendaftar auto debet bank ataupun non bank. Auto debet ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat yang suka lupa untuk pembayaran. Siapkan saja saldo yang cukup, maka tiap bulannya akan langsung terdebet.

9. Proses pendaftaran berhasil

Sekian informasi pendaftaran JKS-KIN melalui layanan PANDAWA. Semoga bermanfaat ya 😊





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengajak Balita ke Masjid

Mendidik anak taat beragama dengan harapan menjadikannya anak sholeh merupakan hal wajib yang dilakukan oleh para orangtua. Oleh karena itu setiap orangtua pasti memulai pendidikan agama , termasuk mengenalkan masjid kepada anaknya sejak usia dini. Berdasarkan pengalaman, Akhtar mulai diajak ke masjid pertama kali saat sholat tarawih. Waktu itu dia belum bisa duduk (sekitar usia 4-5 bulan), jadi ditaruh di dekat Bulel dengan dialasi alas yang hangat. Tapi itu tidak berlangsung lama, karena banyak anak yang gemes dan "towel" pipi Akhtar. Akhtar yang tak nyaman pun langsung nangis. Cus, Bulel langsung pulang. Hihihi..  Di usia 2 tahun, kami memulai lagi untuk mengajak Akhtar ke masjid. Sampai di masjid dia sangat bahagia, lari-lari dan naik turun tangga. Ketika ada beberapa sesepuh yang menegur Akhtar, yang baper malah orangtuanya. Wkwkwk.. Akhirnya Akhtar tidak diajak ke masjid beberapa saat setelah kemudian menemukan tempat sholat (mushola) yang menurut...

Membaca Buku ala Akhtar

"Mas, minta tolong bajunya ditaruh di lemari." "Akhtar kan mau liat Al-Qur'an dulu, Buk." "Oiya, nanti habis liat Al-Qur'an ya." "Iya, Akhtar cuma mau liat aja kok. Ini di ceritanya ada ayat Al-Qur'an. Akhtar pengen liat bunyi ayatnya gimana." ------ Akhtar lagi suka banget baca buku kisah para Nabi & sahabat Nabi. Hampir setiap hari dia membaca di waktu pagi, siang, maupun sore. Durasi membacanya pum tidak hanya sekali, tapi bisa berkali kali untuk 1 buku. Kami selalu menyampaikan kepadanya supaya kelak Akhtar seperti Ali bin Tholib yg mencintai ilmu pengetahuan. Biasanya Akhtar kalau sedang suka dengan kisah terntentu, dia akan mencoba memberi tebakan kepada kami, bahkan pada adeknya. Tentu saja kalau kasih tebakan ke adeknya, jawaban adek asal aja. Hehe. Siapa ayah Nabi Nuh? Siapa istri Nabi Ibrahim? Dan lain-lain. Mungkin dengan kasi tebakan, dia bisa lebih mengingat kisah tersebut. Kalau ada kalimat yang dia bingung, Akhtar l...

Perjalanan Akhtar Bisa Membaca

Kalau menulis tentang Akhtar rasanya flashback 7 tahun lalu. Namanya baru punya anak pertama, segala hal dipersiapkan dan distimulasi sebaik mungkin. Beda dengan anak kedua saya, hehe maaf ya dek. Kalau dengan yang kedua, rasanya mengalir saja. Stimulasinya mengikuti kegiatan kakaknya. Harapannya sih keduanya tumbuh dengan sehat dengan kebaikan yang maksimal.  Perjalanan Akhtar membaca dimulai saat di perut, sering sekali saya membacakan buku cerita anak. Kemudian dilanjutkan 1 bulan setelah dia lahir, bergantian dengan suami membacakan buku untuk Akhtar. Sampai saat ini di usia 7 tahun, Alhamdulillah Allah kasih kemampuan kognitif Akhtar dengan baik. Semoga selain kemampuan kognitifnya, kemampuan emosi, dan spiritualnya juga berkembang baik. Aamiin. Perjalanan Akhtar bisa membaca secara lengkap bisa didownload di sini ya. 😊