Langsung ke konten utama

Membaca Buku ala Akhtar

"Mas, minta tolong bajunya ditaruh di lemari." "Akhtar kan mau liat Al-Qur'an dulu, Buk." "Oiya, nanti habis liat Al-Qur'an ya." "Iya, Akhtar cuma mau liat aja kok. Ini di ceritanya ada ayat Al-Qur'an. Akhtar pengen liat bunyi ayatnya gimana." ------ Akhtar lagi suka banget baca buku kisah para Nabi & sahabat Nabi. Hampir setiap hari dia membaca di waktu pagi, siang, maupun sore. Durasi membacanya pum tidak hanya sekali, tapi bisa berkali kali untuk 1 buku. Kami selalu menyampaikan kepadanya supaya kelak Akhtar seperti Ali bin Tholib yg mencintai ilmu pengetahuan. Biasanya Akhtar kalau sedang suka dengan kisah terntentu, dia akan mencoba memberi tebakan kepada kami, bahkan pada adeknya. Tentu saja kalau kasih tebakan ke adeknya, jawaban adek asal aja. Hehe. Siapa ayah Nabi Nuh? Siapa istri Nabi Ibrahim? Dan lain-lain. Mungkin dengan kasi tebakan, dia bisa lebih mengingat kisah tersebut. Kalau ada kalimat yang dia bingung, Akhtar l...

Kegiatan Liburan Duo ALA

Tahun ajaran baru sudah dimulai, Akhtar masih betah belajar di PAUD 'Aisyiyah 01 Purwoharjo I Comal. Sebelum memasuki tahun ajaran baru, libur semesteran berlangsung cukup lama kurang lebih satu bulan karena digabung dengan libur Idul Adha & Hari Tasyrik.

Lalu apa saja kegiatan Akhtar & Alka selama liburan yang nggak kemana-mana? Siapa tau bisa jadi ide kegiatan saat liburan ya..

Mengecat Batu

Mengecat batu jadi kegiatan yang mengasyikkan dua kakak beradik ini. Mereka mengaduk-aduk cat lalu menyapunya ke batu. Batu jadi lebih indah karena berwarna warni.

Membuat Robot & Pesawat dari Kardus

Karena Ibuk kurang begitu ahli kesenian, membuat robot dan pesawatnya semampunya saja. Hehe.. Ternyata mereka malah berebut. Duh >.<

Memasak Agar-Agar

Memasak agar-agar merupakan kegiatan yang diminta Akhtar sendiri. Ibuk bagian menyiapkan alat dan bahan, sedangkan Akhtar bagian menakar gula & air, memasak, sampai menuang agar-agar ke loyang. Tentunya selalu didampingi ya.

 

Membaca Buku

Membaca buku merupakan kegiatan rutin di keluarga kami. Ayah dan Ibuk bergantian membacanya, Akhtar terkadang membaca sendiri karena sudah bisa baca. Adiknya kadang-kadang baca buku sendiri dengan melihat gambarnya saja.

Memanen Caisim

Dengan memanen sayur caisim, Ibuk bisa menjelaskan bahwa sayur itu tumbuh. Mulanya kecil lalu ditumbuhkan oleh Allah hingga besar dan siap dipanen.

Percobaan Telur Tenggelam Melayang

Percobaan ini merupakan percobaan sederhana yang mengasyikkan bagi anak. Alat dan bahannya mudah dicari di rumah kan ya?

Mencuci Piring Sendiri

Membuat Pot dari Ember Bekas Cat

 

Menggambar Menggunakan Paint di Komputer

Memasukkan Bola ke Keranjang

Bermain Perosotan Menggunakan Kursi



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tips Mengajak Balita ke Masjid

Mendidik anak taat beragama dengan harapan menjadikannya anak sholeh merupakan hal wajib yang dilakukan oleh para orangtua. Oleh karena itu setiap orangtua pasti memulai pendidikan agama , termasuk mengenalkan masjid kepada anaknya sejak usia dini. Berdasarkan pengalaman, Akhtar mulai diajak ke masjid pertama kali saat sholat tarawih. Waktu itu dia belum bisa duduk (sekitar usia 4-5 bulan), jadi ditaruh di dekat Bulel dengan dialasi alas yang hangat. Tapi itu tidak berlangsung lama, karena banyak anak yang gemes dan "towel" pipi Akhtar. Akhtar yang tak nyaman pun langsung nangis. Cus, Bulel langsung pulang. Hihihi..  Di usia 2 tahun, kami memulai lagi untuk mengajak Akhtar ke masjid. Sampai di masjid dia sangat bahagia, lari-lari dan naik turun tangga. Ketika ada beberapa sesepuh yang menegur Akhtar, yang baper malah orangtuanya. Wkwkwk.. Akhirnya Akhtar tidak diajak ke masjid beberapa saat setelah kemudian menemukan tempat sholat (mushola) yang menurut...

Membaca Buku ala Akhtar

"Mas, minta tolong bajunya ditaruh di lemari." "Akhtar kan mau liat Al-Qur'an dulu, Buk." "Oiya, nanti habis liat Al-Qur'an ya." "Iya, Akhtar cuma mau liat aja kok. Ini di ceritanya ada ayat Al-Qur'an. Akhtar pengen liat bunyi ayatnya gimana." ------ Akhtar lagi suka banget baca buku kisah para Nabi & sahabat Nabi. Hampir setiap hari dia membaca di waktu pagi, siang, maupun sore. Durasi membacanya pum tidak hanya sekali, tapi bisa berkali kali untuk 1 buku. Kami selalu menyampaikan kepadanya supaya kelak Akhtar seperti Ali bin Tholib yg mencintai ilmu pengetahuan. Biasanya Akhtar kalau sedang suka dengan kisah terntentu, dia akan mencoba memberi tebakan kepada kami, bahkan pada adeknya. Tentu saja kalau kasih tebakan ke adeknya, jawaban adek asal aja. Hehe. Siapa ayah Nabi Nuh? Siapa istri Nabi Ibrahim? Dan lain-lain. Mungkin dengan kasi tebakan, dia bisa lebih mengingat kisah tersebut. Kalau ada kalimat yang dia bingung, Akhtar l...

Perjalanan Akhtar Bisa Membaca

Kalau menulis tentang Akhtar rasanya flashback 7 tahun lalu. Namanya baru punya anak pertama, segala hal dipersiapkan dan distimulasi sebaik mungkin. Beda dengan anak kedua saya, hehe maaf ya dek. Kalau dengan yang kedua, rasanya mengalir saja. Stimulasinya mengikuti kegiatan kakaknya. Harapannya sih keduanya tumbuh dengan sehat dengan kebaikan yang maksimal.  Perjalanan Akhtar membaca dimulai saat di perut, sering sekali saya membacakan buku cerita anak. Kemudian dilanjutkan 1 bulan setelah dia lahir, bergantian dengan suami membacakan buku untuk Akhtar. Sampai saat ini di usia 7 tahun, Alhamdulillah Allah kasih kemampuan kognitif Akhtar dengan baik. Semoga selain kemampuan kognitifnya, kemampuan emosi, dan spiritualnya juga berkembang baik. Aamiin. Perjalanan Akhtar bisa membaca secara lengkap bisa didownload di sini ya. 😊